jump to navigation

Makanan Alami Penguat Sistem Kekebalan Tubuh (Imunitas) 18/01/2011

Posted by joni prayoga in FARMASI & KESEHATAN.
Tags: , , ,
add a comment

Mungkin sekarang ini kita semua sudah tidak asing lagi dengan nama-nama penyakit yang jauh lebih populer dan lebih dulu terkenal daripada Irfan Bachdim ataupun Gayus Tambunan, hehe. Misalnya, penyakit demam tifoid yang disebabkan oleh bakteri Salmonela tiphy, demam berdarah dengue (DBD) yang diprakarsai oleh virus dengue, ataupun penyakit-penyakit lain yang di’kambinghitam-i oleh beberapa mikroorganisme. Namun sesungguhnya bakteri ataupun virus penyebab penyakit yang masuk kedalam tubuh kita normalnya akan dilawan oleh suatu substansi yang bertindak sebagai body_guard yang lebih dikenal dengan Sistem Kekebalan Tubuh atau Sistem Imun.

Apa sih Imunitas atau kekebalan tubuh itu? Imunitas atau kekebalan tubuh adalah sistem mekanisme pada organisme yang melindungi tubuh terhadap pengaruh biologis luar dengan mengidentifikasi dan membunuh patogen serta sel tumor. Sistem ini mendeteksi berbagai macam pengaruh biologis luar yang luas, organisme akan melindungi tubuh dari infeksi, bakteri, virus sampai cacing parasit, serta menghancurkan zat-zat asing lain dan memusnahkan mereka dari sel organisme yang sehat dan jaringan agar tetap dapat berfungsi seperti biasa.

Seperti kita tahu bahwa banyak sekali produk-produk Imunomodulator (berfungsi meningkatkan sistem imun) yang dijual di pasaran sekarang ini, yang tentunya dari segi harga akan cukup menguras uang bulanan kita, selain itu. tanpa ada maksud menakut-nakuti, apakah kita bisa percaya dengan keamanan produk ini bila dikonsumsi jangka panjang? Nah ini dia sedikit sharing kepada teman-teman, beberapa makanan yang sering kita jumpai dikehidupan sehari-hari yang ternyata juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita.

1. Teh Hijau

Teh hijau itu mengandung antioksidan EGCG, yang dapat mengurangi risiko terkena berbagai jenis kanker. Susan Bowerman, asisten direktur di Center for Human Nutrition, University of California, Los Angeles mengungkapkan bahwa Fitonutrien pada teh juga mendukung pertumbuhan bakteri_baik (flora normal) di saluran pencernaan. Menurut beliau, fitonutrien bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri jahat di saluran cerna seperti E.coli, Clostridium, dan Salmonella, sehingga kerja bakteri baik tidak terganggu. Ini penting dilakukan karena, 70% sistem imunitas tubuh berada di saluran cerna. Cukup konsumsi 4 cangkir teh hijau sehari untuk mendapatkan manfaatnya.

 

2. Cabai

Menurut Gunnar Petersen, celebrity trainer bersertifikasi, cabai merangsang metabolisme, bertindak sebagai pengencer darah alami dan membantu mengeluarkan endorphin. Cabai juga kaya dengan beta karoten, yang mengubah vitamin A di dalam darah dan melawan infeksi. Demikian juga capsaicin yang bertugas menghambat neuropeptida (kimia yang menyebabkan peradangan). Cabai pedas bahkan memiliki kandungan antikanker. Konsumsilah satu sendok makan cabai per hari untuk membantu badan tetap bugar, pantesan harga cabai mahal ya teman?hehehe (gaknyambung.com)

 

3. Jahe

Berlawanan dengan apa yang diyakini selama ini, jahe bukanlah akar, namun batang, yang berarti mengandung senyawa hidup yang dapat meningkatkan kesehatan seseorang. Senyawa yang terkenal bermanfaat adalah gingerol, senyawa yang dapat menekan kanker seperti yang ditunjukkan berbagai studi, efektif melawan kanker kolon. Gepraklah jahe segar, tambahkan ke dalam minuman atau makanan yang hendak disantap. Semakin banyak konsumsinya akan semakin baik, Bisa menghangatkan badan juga lho dikala dingin, selain pacaran (hehehehe)

4. Bluberi

Menurut Ryan Andrews, direktur penelitian di Precision Nutrition, Toronto, Kanada, Buah kecil-kecil yang sangat ampuh ini dapat membantu mencegah berbagai penyakit, mulai kanker hingga penyakit jantung”. Satu piring saji atau setara dengan 3,5 ons bluberi mengandung kandungan antioksidan lebih banyak dibandingkan buah apa pun. Campurkan dengan lemon dan stroberi kemudian blender, maka akan menjadi makanan super yang ampuh memerangi berbagai penyakit.

 

5. Kayu Manis atau Cinnamon Sticks

Dikenal sebagai pemanis dan bumbu pelengkap untuk makanan India, kayu manis kaya antioksidan yang menghambat penggumpalan darah dan pertumbuhan bakteri (termasuk bau mulut yang bikin minder). Menurut pakar diet Nancy Clark, penulis buku Nancy Clark’s Sports Nutrition Guidebook (Human Kinetics, 1996) berbagai studi juga menunjukkan bahwa kayu manis membantu menstabilkan gula darah, mengurangi diabetes tipe 2. Bonusnya, kayu manis dapat mengurangi kolesterol jahat. Cobalah setengah sendok teh per hari, campurkan dalam minuman.

 

6. Ubi Jalar

Percaya atau tidak, ubi jalar (sweet potato) merupakan makanan paling sehat sejagad? Ubi jalar mengandung zat glutation, sebuah antioksidan yang dapat menambah metabolisme nutrient dan meningkatkan system kekebalan tubuh, juga berfungsi memerangi penyakit Alzheimer, Parkinson, penyakit hati, cystic fibrosis, HIV, kanker, serangan jantung dan stroke. Sepotong ubi jalar per hari cukup sebagai makanan pengganti nasi lengkap dengan manfaat hebatnya

 

7. Tomat

Tomat merupakan sayuran yang ampuh melawan herpes. Kandungan likopen pada tomat juga membantu memerangi penyakit degeneratif. Tomat yang dimasak dan dibuat pasta bekerja paling baik. Konsumsilah sebutir tomat atau 12-20 ons jus tomat untuk menu harian.

 

8. Kurma/korma

Kurma diperkaya dengan potasium, mangan, dan antioksidan, buah ini membantu mendukung level pH yang sesuai bagi tubuh, membuat patogen sulit masuk ke jantung pertahanan tubuh. Kandungan serat pada kurma dapat menurunkan kadar insulin dan gula darah, mengurangi risiko diabetes dan sindrom metabolik. Pilih kurma yang berkulit gelap karena mengandung lebih banyak gizi, makanlah empat kurma sehari untuk mendukung sistem kekebalan Anda.

 

9. Jamur (reiki, shiitake, maitake)

Jamur lezat jika ditambahkan ke nasi merah. Namun jamur tersebut juga kaya dengan antioksidan yang disebut ergothioneine, yang dapat melindungi sel-sel tumbuh dari pertumbuhan abnormal dan bereplikasi menjadi sel mutan. “Intinya, jamur dapat mengurangi risiko kanker,” ujar Susan Bowerman, yang merekomendasikan konsumsi jamur setengah cangkir untuk dua kali seminggu. Masaklah dengan anggur merah, yang mengandung antioksidan resveratrol, akan meningkatkan daya tahan tubuh.

 

10. Delima

Jus buah delima dapat mengurangi risiko kanker, berkat kandungan polifenol yang disebut ellagitannin yang memberi warna pada buah. Studi terbaru di UCLA menemukan bahwa jus buah delima memperlambat sel kanker prostat dengan sebuah faktor enam. Minum secangkir jus delima setiap hari.

 

Nah, jangan berpikir lama-lama kawan… Semoga sehat selalu 🙂

Sendeni  sedang di jalan yg benar
Thumbs up 10 Makanan Alami Penguat Sistem Imun Tubuh

Spoiler for bukti NO REPOST & HOT THREAD gan!:

Biar sistem imun agan-agan kuat trus jg biar gak gampang sakit, kayaknya agan harus makan makanan yang dicantumin dibawah ini deh :

1. Teh Hijau
Teh hijau itu mengandung antioksidan EGCG, yang dapat mengurangi risiko terkena berbagai jenis kanker. Susan Bowerman, asisten direktur di Center for Human Nutrition, University of California, Los Angeles mengungkapkan “Fitonutrien pada teh juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan”. Menurut beliau, fitonutrien bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri jahat di saluran cerna seperti E.coli, Clostridium, dan Salmonella, sehingga kerja bakteri baik tidak terganggu. Ini penting dilakukan karena, 70% sistem imunitas tubuh berada di saluran cerna. Cukup konsumsi 4 cangkir teh hijau sehari untuk mendapatkan manfaatnya.

Spoiler for Teh hijau:

2. Cabai
“Cabai merangsang metabolisme, bertindak sebagai pengencer darah alami dan membantu mengeluarkan endorphin”, ujar Gunnar Petersen, celebrity trainer bersertifikasi. Cabai juga kaya dengan beta karoten, yang mengubah vitamin A di dalam darah dan melawan infeksi. Demikian juga capsaicin yang bertugas menghambat neuropeptida (kimia yang menyebabkan peradangan). Cabai pedas bahkan memiliki kandungan antikanker. Konsumsilah satu sendok makan cabai per hari untuk membantu badan tetap bugar.

Spoiler for cabe:

3. Jahe
Berlawanan dengan apa yang diyakini selama ini, jahe bukanlah akar, namun batang, yang berarti mengandung senyawa hidup yang dapat meningkatkan kesehatan seseorang. Senyawa yang terkenal bermanfaat adalah gingerol, senyawa yang dapat menekan kanker seperti yang ditunjukkan berbagai studi, efektif melawan kanker kolon. Gepraklah jahe segar, tambahkan ke dalam minuman atau makanan yang hendak disantap. Semakin banyak konsumsinya akan semakin baik, Bisa menghangatkan badan juga lho dikala dingin.

Spoiler for jahe:

4. Bluberi
“Buah kecil-kecil yang sangat ampuh ini dapat membantu mencegah berbagai penyakit, mulai kanker hingga penyakit jantung”, ujar Ryan Andrews, direktur penelitian di Precision Nutrition, Toronto, Kanada. Satu piring saji atau setara dengan 3,5 ons bluberi mengandung kandungan antioksidan lebih banyak dibandingkan buah apa pun. Campurkan dengan lemon dan stroberi kemudian blender, maka akan menjadi makanan super yang ampuh memerangi berbagai penyakit.

Spoiler for blueberi:

5. Kayu Manis atau Cinnamon Sticks
Dikenal sebagai pemanis dan bumbu pelengkap untuk makanan India, kayu manis kaya antioksidan yang menghambat penggumpalan darah dan pertumbuhan bakteri (termasuk bau mulut yang bikin minder). “Berbagai studi juga menunjukkan bahwa kayu manis membantu menstabilkan gula darah, mengurangi diabetes tipe 2”, ujar pakar diet Nancy Clark, penulis buku Nancy Clark’s Sports Nutrition Guidebook (Human Kinetics, 1996). Bonusnya, kayu manis dapat mengurangi kolesterol jahat. Cobalah setengah sendok teh per hari, campurkan dalam minuman.

Spoiler for kayumanis:

Eh salah gan
Spoiler for kayu manis asli:

ini yg sungguhan gan

6. Ubi Jalar
Percaya atau tidak, ubi jalar (sweet potato) merupakan makanan paling sehat sejagad? Ubi jalar mengandung zat glutation, sebuah antioksidan yang dapat menambah metabolisme nutrient dan meningkatkan system kekebalan tubuh, juga berfungsi memerangi penyakit Alzheimer, Parkinson, penyakit hati, cystic fibrosis, HIV, kanker, serangan jantung dan stroke. Sepotong ubi jalar per hari cukup sebagai makanan pengganti nasi lengkap dengan manfaat hebatnya

Iklan

Sejarah dan Kontroversi SUMPIT 23/08/2010

Posted by joni prayoga in ISENG tak BERHADIAH.
Tags: , , , , , , ,
13 comments

Di dunia ini, ada banyak jenis alat yang digunakan orang untuk membantu menikmati makanan. Ada yang pakai sendok dan garpu, ada juga dengan garpu dan pisau, ada yang pakai Shinta dan Jojo..Lho??? ada yang bertelanjang tangan dan ada juga dengan menggunakan Sumpit. Apaan sih Sumpit?? (Bukan ‘Sumpriiit’ lho???)

Sumpit dan Sejarahnya
Sumpit merupakan alat bantu makan yang umumnya terbuat dari bilah bambu sepanjang kira-kira 25 cm. Bagian ujung sumpit berbentuk lingkaran berdjameter sekitar 0,5 cm. Bentuk seperti ini dimaksudkan agar orang mudah menjepit makanan.


Sumpit dikenal di Cina sekitar 5.000 tahun lalu, namun baru dimasyarakatkan sejak zaman dinasti Shang (1766 -1122 SM). Digunakannya sumpit bermula dari kebiasaan orang memasak di zaman dulu. Untuk mengaduk makanan yang diolah dalam sebuah kuali besar, mereka menggunakan ranting pohon yang bercabang dua. Lama-kelamaan, berhubung populasi penduduk makin meningkat, maka makanan itu dipotong kecil-kecil. Sehingga alat pemegang dan pengaduknya pun berupa bilah-bilah yang lebih kecil. Sumpit Cina disebut kuai-zi. Biasanya memiliki panjang 22 -26 cm dengan bangian atas berbentuk segiempat berujung tumpul. Sekitar tahun 500 sumpit digunakan secara luas di Cina, menyebar ke Vietnam, Korea, dan Jepang.
Di Jepang sumpit digunakan pada upacara keagamaan untuk menjepit makanan. Sumpit itu dibuat dari satu batang bambu yang bagian atasnya masih menyatu. Baru pada abad ke-10 dibuat dari dua bilah batang yang terpisah. Rancangan sumpit Jepang agak berbeda dengan Cina. Bagian atas sumpit Jepang agak bulat dan meruncing pada ujungnya. Ukurannya pun lebih pendek dari sumpit Cina. Bahkan ada aturan sendiri untuk memakainya, berdasarkan jenis kelamin. Sumpit untuk wanita berukuran sekitar 17,5 cm dan untuk pria sekitar 20 cm. Secara tradisional, sumpit terbuat dari berjenis-jenis baban. Bambu merupakan bahan yang paling populer karena berbagai pertimbangan, seperti harga murah, tersedia di mana-mana, mudah dibentuk, tahan panas, dan tidak mengubah rasa makanan. Bahan lainnya kayu cedar, cendana, jati, cemara, dan tulang. Bahkan orang kaya membuat sumpit dari batu giok, emas, perak, perunggu, kuningan, batu akik, batu koral, atau gading gajah. Pada masa pemerintahan para dinasti di Cina, sumpit berbahan perak banyak digunakan. orang purba percaya bahwa perak akan berubah warna jika bersinggungan dengan makanan beracun. Jadi, ini merupakan langkah kewaspadaan yang dilakukan para bangsawan Cina tempo dulu untuk menghindari usaha pembunuhan dari para pengkhianat atau lawan politik. Penggunaan sumpit secara luas tidak lepas dari peranan Konfusius (551 -479 SM). Sebagai seorang vegetarian, makan dengan pisau di atas meja sebagaimana orang Barat akan mengingatkan orang pada rumah jagal hewan. Maka dia menganjurkan orang agar menggunakan sumpit saja.Di Cina sumpit tidak sekadar alat bersantap, tapi mengandung nilai, etiket, dan filosofi.
Banyak pakar menilai, pemakai sumpit akan memiliki tingkat kepandaian yang tinggi. Bahkan sumpit dianggap sebagai perlambang kesetaraan, keharmonisan, dan persatuan. Sepasang sumpit harus setara, sama tingginya. Kalau tidak, akan pincang sehingga menyulitkan orang saat mengambil makanan. Gerak sumpit harus harmonis. Bagaimana jadinya jika sebuah sumpit digerakkan ke depan, satunya lagi ke belakang? Tentu makanan tidak akan terjepit. Sepasang sumpit pun harus bersatu. Tidak mungkin orang hanya menggunakan sebuah sumpit ketika mengambil makanan. Jika bersatu, barulah orang dapat leluasa mengambil makanan.

Kontroversi Sumpit di Cina
Akan tetapi dewasa ini Pemerintah Cina rupanya sudah gencar mengampanyekan pelarangan sumpit sekali pakai yang terbuat dari bambu dan kayu karena dinilai merusak lingkungan. China telah berkali-kali mengalami banjir besar dan tanah longsor. Soal sumpit ini menjadi urusan Kementerian Perdagangan China bersama dengan enam kementerian lainnya. Perusahaan yang masih memproduksi sumpit sekali pakai akan mendapatkan hambatan dan larangan dari pemerintah setempat.


Dengan jumlah penduduk yang mencapai 1,3 miliar jiwa, China setiap tahun membuang 45 miliar pasang sumpit atau sekitar 130 juta pasang sumpit per hari. Pegiat lingkungan, Greenpeace China, memperkirakan, untuk memenuhi kebutuhan tersebut, harus tersedia 100 are lahan pohon bambu yang harus diperbarui setiap 24 jam. Bayangkan saja, hutan yang lebih luas dari lapangan Tiananmen atau setara 100 lapangan sepak bola harus dikorbankan setiap hari hanya untuk menyediakan sumpit
Penggundulan hutan merupakan salah satu masalah besar yang dihadapi Pemerintah China saat ini. Pemerintah telah meluncurkan kampanye ”Bawa Sendiri Sumpitmu”. Namun, tampaknya sungguh sulit menghilangkan kebiasaan menggunakan sumpit sekali pakai ini antara lain karena lebih murah dibandingkan biaya pencucian untuk sumpit besi atau plastik yang dapat digunakan berulang kali.

Wow…ternyata gede banget ya dampak penggunaan sumpit ya kawand…?

Mari bersama-sama selamatkan Bumi kita 😀

SUMBER:

http://spagiari.blogspot.com
http://www.strov.co.cc