jump to navigation

APOTEKER is… 05/11/2011

Posted by joni prayoga in FARMASI & KESEHATAN.
Tags: , , , , , , , ,
trackback

Satu tahun sudah studi apoteker berlalu, akhirnya bisa posting lagi setelah kemarin sibuk bergelut dengan tugas, ujian dan praktek. Berhubungan gelar apoteker ini masih hangat (^_^)v, gak salah kalo kali ini saya membahas tentang profesi yg satu ini kan?

Bicara cita-cita, apakah anda masih ingat apa cita-cita saat masih kecil? Ato mungkin cita-cita adik, ponakan, ato anak anda? Yap, saya maklumi kalo kebanyakan jawaban adalah Dokter, Polisi, Astronot, atopun Pengusaha (T.T), karena memang benar kalau jarang atau bahkan gak ada seorang anak berkata “Mah…nanti kalo dedek besar mau jadi apoteker”. Bahkan saya dan kebanyakan teman-teman pun jadi apoteker karena terseret derasnya arus globalisasi hehehe… *curhat*. Nah untuk lebih memasyarakatkan si-Apoteker ini, mari kita ketahui lebih dalam tentang beliau.

Apa itu APOTEKER?

Menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.51 Tahun 2009 Tentang Pekerjaan Kefarmasian (PP 51), Apoteker adalah sarjana farmasi yang telah lulus sebagai Apoteker dan telah mengucapkan sumpah jabatan Apoteker. Sebagai info, bahwa pendidikan apoteker dimulai dari pendidikan sarjana, minimal empat tahun, ditambah satu tahun untuk pendidikan profesi apoteker.

Apa saja kerjaan si APOTEKER?

Tugas apoteker sendiri telah dijelaskan pada PP 51  dimana Pekerjaan Kefarmasian adalah pembuatan termasuk pengendalian mutu Sediaan Farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusi atau penyaluran obat, pengelolaan obat, pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat, serta pengembangan obat, bahan obat dan obat tradisional. Dengan kata lain, apoteker bertranggungjawab dari A sampai Z sebuah sediaan farmasi berupa obat, obat tradisional, suplemen, ataupun alat kesehatan.

Apa APOTEKER Cuma bekerja di APOTEK saja?

Kebanyakan orang beranggapan kalau apoteker adalah orang yang bekerja di apotek (mentang-mentang apotek + ‘er’ ya?). Sesungguhnya asumsi tersebut tidaklah benar, karena menurut PP 51 apoteker memiliki tanggung jawab di bidang Produksi Sediaan Farmasi, Distribusi atau Penyaluran Sediaan Farmasi, dan Pelayanan Sediaan Farmasi.

Tugas APOTEKER apa saja?

Di bidang produksi sediaan farmasi, atau yang lebih familiar dengan industri/pabrik obat harus memiliki penanggungjawab seorang apoteker. Apoteker harus dapat menjamin bahwa seluruh kegiatan produksi telah menerapkan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga dapat menjamin bahwa sediaan farmasi yang diproduksi efektif dan aman bila dikonsumsi oleh masyarakat.

Di bidang distribusi atau penyaluran sediaan farmasi, yang lebih dikenal dengan nama distributor obat juga harus memiliki penanggungjawab seorang apoteker. Apoteker bertanggungjawab menjaga kualitas dan keamanan obat selama proses distribusi ataupun penyimpanan dengan menerapkan Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB), sehingga mutu obat tidak berkurang setelah sampai ditangan konsumen.
Fasilitas Pelayanan Kefarmasian berupa Apotek, Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS), Puskesmas, ataupun Praktek bersama wajib memiliki penanggungjawab seorang apoteker. Disini apoteker bertanggungjawab mengelola persediaan obat dan alat kesehatan, menjamin distribusinya, memberikan pelayanan resep, informasi obat, dan konseling sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan.

Selain tiga diatas, apoteker juga memiliki tanggungjawab di Lembaga penelitian, yaitu meneliti khasiat dan keamanan obat bahkan menemukan obat baru. Selain itu apoteker juga dapat merumuskan formula obat atau bentuk sediaan baru agar obat dapat lebih bermanfaat bagi pasien. Apoteker yang bekerja di badan regulasi seperti Badan POM merumuskan peraturan-peraturan dan melakukan fungsi pengawasan terhadap obat, obat tradisional, kosmetik serta bahan makanan yang beredar di Indonesia demi kepentingan konsumen.

Oke deh, mungkin itu dulu postingan kali ini tentang Apoteker, mudah-mudahan setelah membacanya anda semua dapat mengenal dan mengetahui lebih jauh peranan profesi yang akhir-akhir ini posisinya bagai ‘kekasih tak dianggap’ hehehe.

*NB: Iseng-iseng searching ‘apoteker’ di wikipedia, jadi sedih bacanya...😥

Komentar»

1. thedfreeze - 25/11/2011

nice blog gan…

I’m pharmacy student too.. jadi tw gmn rasany baca artikel yg menuliskan profesi apoteker seperti itu,, di share pula di web..

joni prayoga - 06/12/2011

thedfreeze= Thanks, saatnya apoteker muda yg membuat perubahan smangat! :D/

2. lukisan bunga - 21/01/2012

thank infonya🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: